banner 728x250

Mitsubishi Siapkan Dua Pajero Baru, Pajero Sport Tetap Bertahan

Mitshubishi memperluas keluarga Pajero dengan SUV kompak dan model berukuran lebih kecil, sementara Pajero Sport tetap memiliki tempat di sejumlah pasar

banner 120x600
banner 468x60

RuangJabar – menyoroti rencana Mitsubishi Motors memperluas keluarga Mitsubishi Pajero baru setelah generasi terbaru SUV legendaris itu resmi diperkenalkan pada awal September 2026. Di tengah perhatian terhadap kembalinya Pajero sebagai model flagship, pabrikan Jepang tersebut juga mengungkap rencana menghadirkan dua model tambahan berukuran lebih kecil. Satu model akan bermain di kelas SUV kompak, sementara satu lagi mengarah ke SUV kecil bergaya kei car. Pada saat yang sama, Mitsubishi memastikan Pajero Sport tidak langsung kehilangan tempat dan tetap bertahan di sejumlah pasar.

Rencana tersebut muncul saat peluncuran Pajero generasi terbaru. Presiden sekaligus Chief Operating Officer Mitsubishi Motors Keisuke Kishiura mengatakan Pajero akan menjadi ujung tombak jajaran produk perusahaan. Setelah itu, Mitsubishi ingin memperluas keluarga tersebut melalui SUV kompak dan SUV kecil. Siluet kedua kendaraan juga sempat muncul dalam presentasi perusahaan sehingga publik mulai menebak arah desain serta posisi pasar masing-masing model.

banner 325x300

Mitsubishi Pajero Baru Jadi Flagship Global

Mitsubishi lebih dulu membuka babak baru melalui Pajero generasi terbaru yang menjalani debut dunia pada 2 September 2026. Model tersebut menandai kembalinya nama Pajero ke pasar global setelah produksi versi terdahulu berhenti di berbagai negara pada 2021.

Pabrikan menempatkan Pajero sebagai flagship baru dengan karakter cross-country yang tetap kuat. Basisnya memakai ladder frame yang Mitsubishi kembangkan dari Triton, tetapi perusahaan menyiapkan suspensi, kabin, dan penyetelan khusus untuk menghasilkan kemampuan off-road sekaligus kenyamanan perjalanan sehari-hari.

Mitsubishi sendiri telah menjelaskan detail Pajero generasi terbaru sebagai model yang akan menjadi wajah baru lini SUV mereka.

Produksi berlangsung di Thailand. Mitsubishi menargetkan pemasaran awal di Thailand, Jepang, dan Australia pada tahun fiskal 2026, kemudian memperluas distribusi menuju sekitar 100 negara di ASEAN, Amerika Latin, Timur Tengah, serta kawasan lainnya mulai tahun fiskal berikutnya.

Kembalinya Pajero juga membawa nilai historis besar. Sejak pertama hadir pada 1982, model tersebut membukukan penjualan kumulatif lebih dari 3,25 juta unit di lebih dari 170 negara dan wilayah. Nama Pajero semakin kuat lewat 12 kemenangan di Reli Dakar, termasuk tujuh kemenangan beruntun.

Dua Pajero Lebih Kecil Sedang Disiapkan

Perhatian kemudian beralih ke dua model yang akan menempati posisi di bawah Pajero utama. Mitsubishi belum mengumumkan nama resmi, spesifikasi lengkap, ataupun jadwal peluncuran final, tetapi arah produknya mulai terlihat.

Model paling kecil berpotensi menghidupkan kembali gagasan Pajero Mini. Generasi lama Pajero Mini pernah hadir sebagai kei car dengan tampilan SUV, sehingga banyak pihak melihat model baru tersebut sebagai kandidat pesaing Suzuki Jimny di segmen kendaraan kecil bergaya tangguh.

Mitsubishi memang pernah memiliki Pajero Mini, Pajero Junior, serta Pajero iO sebagai bagian dari keluarga Pajero. Sejarah tersebut membuat ekspansi ke kelas yang lebih kecil bukan sesuatu yang benar-benar asing bagi pabrikan Jepang itu.

Sementara itu, model kedua akan bermain di kelas SUV kompak. Laporan media otomotif memperkirakan kendaraan tersebut hadir sekitar 2028 atau 2029. Arsitektur unibody serta sistem penggerak elektrifikasi ikut menjadi kemungkinan, meski Mitsubishi belum memberikan konfirmasi teknis secara resmi.

Jika rencana tersebut berjalan, nama Pajero tidak lagi hanya mewakili satu SUV besar. Mitsubishi bisa membangun keluarga produk yang mencakup beberapa ukuran dan kebutuhan konsumen.

Pajero Sport Tetap Bertahan

Munculnya Pajero terbaru dan dua model lebih kecil langsung memunculkan pertanyaan mengenai nasib Pajero Sport. Di Indonesia, Pajero Sport merupakan salah satu SUV Mitsubishi yang paling dikenal dan mempunyai basis pengguna kuat.

Chief Product Specialist Mitsubishi Motors Kunitoshi Itagaki menegaskan perusahaan tetap mempertahankan Pajero Sport pada pasar tertentu. Menurutnya, Pajero terbaru merupakan produk berbeda dan menempati posisi flagship sehingga tidak otomatis menggantikan Pajero Sport di seluruh negara.

Strategi ini penting karena kebutuhan setiap pasar tidak sama. Pajero Sport berbagi basis dengan Triton dan selama bertahun-tahun bersaing di kelas SUV ladder frame bersama Toyota Fortuner. Harga, ukuran, mesin diesel, serta karakter penggunaannya membuat kendaraan tersebut cocok untuk banyak negara Asia Tenggara.

Pajero baru berada pada posisi yang lebih tinggi. Mitsubishi mengarahkannya untuk menghadapi SUV besar seperti Toyota Land Cruiser 250, sehingga perbedaan kelas memberikan ruang bagi kedua model untuk berjalan bersamaan.

Apa Artinya untuk Pasar Indonesia?

Indonesia merupakan salah satu pasar penting Mitsubishi. Nama Pajero Sport sudah kuat, sementara Xpander dan Xforce menunjukkan bahwa konsumen lokal menerima produk Mitsubishi di beberapa kelas berbeda.

Karena itu, perluasan keluarga Pajero berpotensi menarik perhatian besar apabila Mitsubishi membawa model kompak atau versi kecil menuju Indonesia. SUV berdimensi ringkas semakin populer karena lebih praktis untuk penggunaan perkotaan, tetapi konsumen tetap menyukai desain gagah dan posisi berkendara tinggi.

Jika Pajero kecil benar-benar menantang Suzuki Jimny, Mitsubishi akan masuk ke segmen dengan karakter kuat dan komunitas loyal. Tantangannya tidak sebatas menghadirkan tampilan tangguh. Mitsubishi juga perlu mempertahankan identitas Pajero melalui kemampuan penggerak, kualitas sasis, dan karakter petualangan.

SUV kompaknya punya potensi pasar lebih luas. Sistem elektrifikasi bisa membuat model tersebut relevan dengan arah industri Indonesia yang semakin banyak menawarkan hybrid dan kendaraan listrik.

Namun sampai Mitsubishi mengumumkan detail resmi, kehadiran kedua model di Indonesia masih berupa kemungkinan. Jadwal global, konfigurasi mesin, harga, serta keputusan Mitsubishi Indonesia akan menentukan apakah keluarga Pajero baru benar-benar hadir lengkap di Tanah Air.

Strategi Keluarga Pajero Bisa Perkuat Identitas Mitsubishi

Mengembangkan satu nama menjadi keluarga produk bukan strategi tanpa risiko. Pajero memiliki reputasi sebagai SUV tangguh. Jika model lebih kecil terlalu berorientasi perkotaan tanpa membawa karakter tersebut, konsumen dapat menganggap penggunaan nama Pajero sebatas strategi pemasaran.

Sebaliknya, peluangnya cukup besar jika Mitsubishi mampu menerjemahkan karakter Pajero ke ukuran yang lebih praktis. Desain tegak, kemampuan menghadapi berbagai kondisi jalan, sistem 4WD efektif, serta sentuhan warisan reli dapat menjadi pembeda di tengah banyaknya SUV kompak baru.

Mitsubishi juga sudah membawa unsur sejarah tersebut ke Pajero terbaru. Interior memakai dua layar berukuran 14,3 inci, sementara sistem Multi Meter menampilkan informasi seperti kompas, ketinggian, sudut kemiringan kendaraan, dan distribusi torsi.

Warisan dan filosofi Pajero sendiri masih Mitsubishi angkat melalui sejarah pengembangan Pajero yang menekankan perpaduan kemampuan 4WD dengan penggunaan sehari-hari.

Rencana menghadirkan dua Mitsubishi Pajero baru yang lebih kecil akhirnya menunjukkan bahwa kebangkitan Pajero bukan proyek satu model. Mitsubishi ingin menjadikannya keluarga SUV yang menjangkau lebih banyak konsumen tanpa menghapus Pajero Sport. Jika strategi tersebut berjalan sesuai rencana, beberapa tahun mendatang bisa menjadi fase paling ramai bagi nama Pajero sejak era kejayaannya.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *