banner 728x250

IMHAX 2026 Catat Transaksi Rp11 Miliar

Lebih dari 80 merek helm, apparel, aksesori, dan sepeda motor meramaikan edisi keempat pameran di SMESCO Jakarta.

banner 120x600
banner 468x60

RuangJabar mencatat Indonesia Motorcycle Helmets Apparel Accessories Exhibition atau IMHAX 2026 membukukan transaksi sekitar Rp11 miliar selama empat hari penyelenggaraan. Pameran yang berlangsung pada 3–6 September di Gedung SMESCO, Jakarta Selatan itu menarik 18.693 pengunjung dan melibatkan lebih dari 80 merek. Capaian tersebut melampaui target transaksi awal Rp7,5 miliar dan menjadi salah satu hasil terbaik sejak IMHAX pertama kali digelar.

Project Manager IMHAX 2026 Hardiyansah mengatakan antusiasme sudah terlihat sejak hari pertama.

banner 325x300

Lebih dari 3.900 pengunjung datang pada pembukaan.

Jumlah tersebut terus bertambah hingga total kunjungan menembus 18 ribu orang selama empat hari.

Pasar Roda Dua Tidak Hanya Soal Motor Baru

IMHAX mempunyai karakter berbeda dari motor show yang hanya menonjolkan kendaraan.

Pameran ini memberi ruang besar kepada helm, jaket, sarung tangan, aksesori, perlengkapan touring, komponen modifikasi, hingga produk perawatan.

Pasar seperti ini tumbuh karena pengguna motor tidak berhenti berbelanja setelah kendaraan keluar dari dealer.

Mereka mengganti helm.

Mereka membeli apparel.

Sebagian mencari aksesori untuk kenyamanan atau gaya.

Komunitas touring juga membutuhkan perlengkapan tambahan.

Aktivitas tersebut menciptakan ekosistem ekonomi yang cukup besar di luar penjualan sepeda motor baru.

Transaksi Melebihi Target Awal

Sebelum pameran, penyelenggara sempat menargetkan transaksi sekitar Rp7,5 miliar.

Hasil akhir mencapai Rp11 miliar.

Perbedaannya sekitar Rp3,5 miliar di atas target.

Capaian itu menunjukkan konsumen masih mempunyai minat tinggi terhadap produk aftermarket roda dua.

Namun, transaksi pameran tidak selalu bisa digunakan sebagai ukuran tunggal kesehatan industri.

Diskon khusus, promo bank, peluncuran produk, serta momentum acara dapat meningkatkan belanja dalam waktu singkat.

Meski demikian, hasil tersebut tetap memberikan sinyal mengenai besarnya basis konsumen roda dua di Indonesia.

Lebih dari 80 Brand Ikut Berpartisipasi

Pameran menghadirkan lebih dari 80 merek.

Kategori produk mencakup helm, apparel, aksesori, dan sepeda motor.

Kehadiran banyak peserta membuat pengunjung bisa membandingkan produk secara langsung.

Konsumen dapat mencoba ukuran helm, melihat kualitas bahan jaket, memegang aksesori, atau bertanya mengenai spesifikasi kepada perwakilan merek.

Pengalaman fisik seperti ini masih sulit digantikan sepenuhnya oleh toko online.

Foto dan deskripsi produk membantu tahap pencarian.

Namun, untuk perlengkapan keselamatan seperti helm atau sarung tangan, kecocokan ukuran tetap lebih mudah dinilai secara langsung.

Helm Jadi Produk dengan Fungsi Ganda

Banyak pengguna memilih helm bukan hanya berdasarkan keselamatan.

Desain, warna, bobot, ventilasi, dan kenyamanan ikut memengaruhi keputusan.

Tren tersebut membuat produsen menawarkan rentang produk semakin luas.

Namun, konsumen sebaiknya tidak mengorbankan standar keselamatan demi tampilan.

Produk yang digunakan di jalan perlu memenuhi spesifikasi dan sertifikasi yang relevan.

Harga tinggi tidak selalu berarti paling cocok.

Sebaliknya, harga murah juga tidak boleh menjadi satu-satunya alasan memilih perangkat yang melindungi kepala.

Apparel Semakin Dekat dengan Gaya Hidup

Jaket dan perlengkapan berkendara sekarang sering memiliki desain yang bisa digunakan di luar aktivitas riding.

Produsen menggabungkan proteksi dengan tampilan kasual.

Perubahan ini memperluas pasar.

Orang yang awalnya mencari jaket motor dapat memilih produk yang tetap nyaman ketika dipakai bekerja atau berkumpul.

Brand lokal juga mendapat peluang besar karena mereka memahami selera pasar domestik.

Kombinasi desain, harga, dan distribusi menjadi faktor penting dalam bersaing dengan merek global.

Komunitas Menggerakkan Pasar

Industri roda dua Indonesia tidak bisa dipisahkan dari komunitas.

Klub berdasarkan merek, model, kota, maupun jenis aktivitas menciptakan jaringan konsumen yang kuat.

Satu anggota dapat memengaruhi pilihan produk anggota lain.

Rekomendasi dari komunitas sering dianggap lebih meyakinkan daripada iklan biasa karena berasal dari pengalaman penggunaan.

Pameran seperti IMHAX memanfaatkan pola tersebut.

Produsen tidak hanya bertemu konsumen satu per satu.

Mereka dapat memperkenalkan produk kepada kelompok yang mempunyai jaringan luas.

Interaksi Langsung Tetap Penting bagi Brand

Hardiyansah menilai tingginya jumlah pengunjung memberi kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi langsung dengan konsumen.

Percakapan tersebut memberikan data yang sulit diperoleh hanya dari transaksi online.

Brand bisa mendengar keluhan mengenai ukuran.

Mereka dapat melihat desain yang paling sering dicoba.

Pertanyaan konsumen juga membantu perusahaan mengetahui fitur yang dianggap penting.

Informasi semacam itu dapat memengaruhi pengembangan produk berikutnya.

Pameran Menjadi Tempat Uji Pasar

Perusahaan sering menggunakan acara otomotif untuk melihat respons terhadap produk baru.

Mereka dapat menampilkan warna baru, desain prototipe, atau lini produk yang belum mempunyai distribusi luas.

Respons pengunjung memberi gambaran awal.

Jika produk mendapatkan banyak perhatian, perusahaan dapat meningkatkan stok.

Jika konsumen terus mempertanyakan fitur tertentu, perusahaan punya kesempatan memperbaiki strategi pemasaran.

Pameran akhirnya berfungsi sebagai laboratorium pasar dalam skala kecil.

Rekor Pengunjung Menjadi Modal Tahun Berikutnya

IMHAX 2026 merupakan penyelenggaraan edisi keempat.

Total 18.693 pengunjung menjadi rekor baru menurut pihak penyelenggara.

Pertumbuhan jumlah pengunjung memberi modal untuk menarik peserta lebih banyak pada edisi berikutnya.

Brand biasanya melihat trafik sebelum memutuskan ukuran booth dan investasi promosi.

Semakin besar audiens, semakin menarik sebuah pameran bagi perusahaan.

Namun, penyelenggara juga harus menjaga kualitas.

Jumlah pengunjung tinggi membutuhkan pengaturan antrean, parkir, keamanan, dan kenyamanan area.

Industri Aftermarket Tetap Punya Ruang Besar

Hasil IMHAX memperlihatkan bahwa pasar roda dua tidak berhenti pada angka penjualan motor.

Jutaan kendaraan yang sudah berada di jalan menciptakan kebutuhan berkelanjutan terhadap perlengkapan dan aksesori.

Pengguna mengganti produk karena aus, rusak, atau sekadar ingin meningkatkan kenyamanan.

Melalui laporan ANTARA Otomotif, penyelenggara menyebut transaksi Rp11 miliar menjadi capaian terbaik pameran.

Bagi industri, angka tersebut menjadi sinyal bahwa konsumen tetap aktif membelanjakan uang pada ekosistem roda dua.

Bagi pengguna, pameran semacam ini memberi pilihan lebih luas—tetapi keputusan terbaik tetap harus menempatkan keamanan dan kualitas di atas tren sesaat.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *